Bahan Sudah Terkumpul, tetapi Latar Belakang Skripsi Belum Jadi? Begini Cara Menyusunnya

  • Post published:
  • Reading time:15 mins read

Di dalam laptop seorang mahasiswa PGSD tersimpan puluhan artikel ilmiah, beberapa berita pendidikan, hasil pemetaan VOSviewer, catatan teori, dan tabel perbandingan penelitian terdahulu. Ia sudah bekerja cukup jauh. Bahkan mungkin lebih jauh daripada ketika pertama kali diminta mencari topik skripsi. Namun, ketika membuka dokumen baru dan mengetik judul BAB I PENDAHULUAN, kebingungan itu datang lagi. Apa yang harus ditulis pada paragraf pertama? Apakah dimulai dari pentingnya pendidikan? Pengertian menulis kreatif? Data literasi? Atau langsung menjelaskan kesulitan siswa dalam menulis cerita? Semua bahan tersedia, tetapi belum terlihat bagaimana bahan tersebut harus disusun. Di sinilah kita perlu membedakan dua pekerjaan yang sering…

Topik Skripsimu Sudah Pernah Diteliti? Begini Cara Menemukan Research Gap dan Novelty

  • Post published:
  • Reading time:16 mins read

Seorang mahasiswa PGSD akhirnya merasa yakin dengan calon topik skripsinya. Ia ingin meneliti pemanfaatan pengalaman pribadi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran menulis kreatif. Ia sudah membaca berita mengenai kegiatan literasi, menemukan beberapa penelitian tentang keterampilan menulis siswa, dan mempelajari teori yang dapat digunakan untuk menganalisis proses menulis. Namun, ketika kembali mencari artikel ilmiah, ia menemukan penelitian yang membahas pengalaman pribadi anak dalam menulis narasi. Ia mulai ragu. “Kalau sudah ada yang meneliti, berarti topik saya tidak bisa digunakan lagi?” Pertanyaan tersebut sering muncul menjelang penyusunan proposal. Mahasiswa merasa harus menemukan sesuatu yang sama sekali belum pernah diteliti. Akibatnya, semakin banyak…

Penelitian Studi Kasus: Cocok Dipakai Kalau Kamu Ingin Membaca Satu Kasus secara Mendalam

  • Post published:
  • Reading time:8 mins read

Penelitian studi kasus sering dipahami secara sederhana: meneliti satu sekolah, satu kelas, satu komunitas, satu aplikasi, satu program, atau satu peristiwa tertentu. Pemahaman itu tidak salah, tetapi belum cukup. Studi kasus bukan sekadar penelitian yang lokasinya satu. Yang membuat penelitian disebut studi kasus adalah adanya kasus yang jelas, batas kasus yang tegas, dan upaya memahami kasus itu secara mendalam. Jadi, kalau kamu meneliti satu sekolah, belum tentu otomatis studi kasus. Kalau kamu meneliti satu kelas, belum tentu langsung studi kasus. Kalau kamu meneliti satu sistem informasi di satu instansi, juga belum tentu studi kasus. Pertanyaannya bukan hanya “di mana penelitian…

Penelitian Deskriptif: Cocok Dipakai Kalau Kamu Ingin Memetakan Masalah

  • Post published:
  • Reading time:7 mins read

Penelitian deskriptif sering dianggap sebagai jenis penelitian yang paling aman. Banyak mahasiswa memilihnya karena terdengar sederhana, yaitu tinggal menggambarkan data, menulis hasil, lalu menarik kesimpulan. Padahal, penelitian deskriptif tidak sesederhana itu. Yang menarik bukan hanya bahwa penelitian ini bertugas menggambarkan sesuatu, tetapi apa yang digambarkan, dengan data apa, dan pola apa yang ingin dibuat jelas. Metode penelitian deskriptif Penelitian deskriptif cocok dipakai ketika skripsimu ingin memetakan suatu kondisi, bentuk, tingkat, pola, kebutuhan, atau kecenderungan. Jadi, tugas utamanya bukan membuktikan pengaruh. Bukan juga memperbaiki pembelajaran melalui tindakan. Bukan membuat produk sebagai hasil utama. Fokusnya adalah membuat suatu keadaan yang semula kabur…

Bagaimana Mahasiswa Mengecek Apakah Jenis Penelitiannya Sudah Cocok dengan Rumusan Masalah?

  • Post published:
  • Reading time:10 mins read

Salah satu bagian paling membingungkan dalam menyusun proposal skripsi adalah memastikan apakah jenis penelitian yang dipilih sudah cocok dengan rumusan masalah. Pada tahap awal, mahasiswa sering merasa pilihannya sudah benar karena judulnya terdengar sesuai, metodenya sering digunakan, atau dosen pembimbing pernah menyebut jenis penelitian tertentu. Namun, ketika proposal mulai ditulis, masalahnya baru terlihat: rumusan masalah mengarah ke satu jenis penelitian, tetapi metode yang dipilih bergerak ke arah lain. Gejala ini sering muncul dalam bentuk yang sederhana. Rumusan masalah ingin mengetahui “pengaruh”, tetapi jenis penelitiannya deskriptif. Rumusan masalah ingin memahami “pengalaman”, tetapi data yang disiapkan hanya angket tertutup. Rumusan masalah ingin…

End of content

No more pages to load