Bogor: Orang Terakhir yang Masuk

  • Post published:
  • Reading time:11 mins read

Saka menggambar sebuah pintu. Dua garis tegak. Satu garis mendatar di atasnya. Di depan pintu itu berdiri seorang anak kecil dengan tas sekolah. Di belakang anak tersebut, Saka menggambar satu bayangan panjang. Yabui mengamati gambar itu cukup lama. “Bayangan siapa?” Saka tidak langsung menjawab. Ia masih menekan ujung pensil pada kertas, mempergelap bagian kaki anak itu. Mereka duduk di sebuah kedai roti tidak jauh dari Stasiun Bogor. Dari jendela, gerbang masuk stasiun terlihat dipenuhi payung. Hujan turun sejak sore, membuat jalanan berkilat oleh lampu kendaraan dan papan iklan. “Bayangannya punya anak itu?” tanya Yabui lagi. “Bukan.” “Punya siapa?” “Orang yang…

Penumpang Misterius di Stasiun Cawang

  • Post published:
  • Reading time:10 mins read

Malam setelah hujan selalu meninggalkan rasa yang aneh di stasiun. Lantainya basah, lampu-lampunya tampak lebih buram, dan suara langkah orang terdengar lebih jelas daripada biasanya. Di Stasiun Cawang, malam itu, suasana terasa lebih lengang. Tidak benar-benar kosong, tetapi juga tidak cukup ramai untuk membuat seseorang merasa aman. Beberapa penumpang duduk berjauhan di bangku peron. Ada yang menunduk menatap ponsel. Ada yang menyandarkan kepala ke tiang. Ada pula yang berdiri dekat garis kuning, menunggu kereta terakhir dengan wajah lelah. Semua tampak seperti orang-orang kota pada umumnya: ingin cepat pulang, ingin cepat sampai, ingin segera berhenti berpikir. Dimas termasuk salah satunya. Jaket…

Kereta Terakhir dari Stasiun Ancol

  • Post published:
  • Reading time:12 mins read

Malam itu, Stasiun Ancol tampak seperti tempat yang lupa ditinggalkan. Peron hampir kosong. Hanya satu lampu tua di ujung jalur yang terus berkedip, menyala sebentar, lalu padam sekejap, seolah-olah ada seseorang yang sedang memberi tanda dari kejauhan. Di luar pagar stasiun, angin dari arah laut berembus pelan, membawa bau asin yang bercampur dengan aroma besi basah dan lantai peron yang lembap. Budi duduk di bangku kayu dekat ruang petugas. Jaket birunya tertutup sedikit debu. Di tangan kanannya ada gelas kopi plastik yang sudah dingin sejak setengah jam lalu. Ia sudah hampir lima tahun menjaga stasiun itu, dan selama itu pula…

End of content

No more pages to load