Dari Cerita Anak Menuju Imajinasi Populer

  • Post published:
  • Reading time:8 mins read

Pada 3 Agustus 2026, saya mempertahankan disertasi berjudul “Imajinasi Populer: Proses Imajinasi Penulis Anak” dalam ujian terbuka Program Doktor Linguistik Terapan di Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta. Di ruang sidang itu, perjalanan akademik selama beberapa tahun dipertemukan dengan pertanyaan para penguji. Seluruh data, konsep, model, dan batas teori harus kembali dijelaskan dari dasar empirisnya. Ujian terbuka menjadi ruang pertanggungjawaban atas gagasan yang saya rumuskan sebagai Imajinasi Populer atau IPOP. Dari Cerita Anak Menuju Imajinasi Populer Kegelisahan dari Cerita Anak Penelitian ini berawal dari pembacaan terhadap cerita-cerita yang ditulis anak. Ceritanya beragam, tetapi sejumlah pola terus muncul. Tokoh bergerak melalui peran…

Ketika Babi Ngepet Masuk Aplikasi: Membaca Rusun Goyang sebagai Pertunjukan Budaya Populer

  • Post published:
  • Reading time:9 mins read

Harga sayur naik. Cicilan bank keliling belum dibayar. Warga saling mengawasi dari halaman rumah susun. Lalu seekor babi hitam melintas dan membuat satu lingkungan mendadak gaduh. Namun, babi yang muncul dalam Rusun Goyang bukan babi ngepet seperti yang hidup dalam cerita-cerita lama. Ia tidak lagi bergantung pada lilin, kemenyan, atau ritual di ruang gelap. Babi ngepet itu telah memiliki aplikasi. Cukup mengunduh, menyetujui kontrak, lalu mengirim suami mencari uang. Ketika situasi mulai berbahaya, sebuah notifikasi muncul di telepon genggam. Sang suami dapat dipanggil pulang melalui satu tombol. Gagasan itu terdengar konyol. Justru dari kekonyolan tersebut, Rusun Goyang mulai memperlihatkan sesuatu…

End of content

No more pages to load