Secangkir Teh Panas

  • Post published:
  • Reading time:3 mins read

Secangkir teh panas selalu punya umur yang pendek. Uap naik perlahan dari permukaan, menipis sedikit demi sedikit, lalu hilang ke udara. Tangan biasanya datang sebelum panas turun terlalu jauh, meraih gagang, mengangkat cangkir, dan berhenti sejenak di dekat wajah. Aroma tiba lebih dulu daripada rasa, seperti teh sedang memperkenalkan diri sebelum disentuh lidah. Daun yang direndam air panas mulai melepaskan banyak hal pada saat yang sama. Warna larut, aroma terangkat, rasa pahit dan sepat mulai terbentuk. Panas membantu senyawa di dalam daun bergerak keluar lebih cepat lalu menyebar ke seluruh air. Beberapa menit tambahan bisa mengubah rasa cukup jauh. Seduhan…

Gesekan Korek Api Kayu

  • Post published:
  • Reading time:4 mins read

Sebatang korek api kayu tampak sederhana. Batangnya ringan, lurus, dan tersimpan bersama puluhan batang lain di dalam kotak kecil. Kepala korek berwarna lebih gelap daripada kayunya. Dalam keadaan diam, seluruh batang terlihat tenang. Potensi api baru muncul ketika kepala korek bertemu permukaan penggesek. Gerakannya pendek. Batang dikeluarkan, ditempelkan ke sisi kotak, lalu digesek. Kadang nyala muncul pada percobaan pertama. Kadang perlu satu gesekan tambahan. Sesaat kemudian terdengar bunyi kecil, disusul cahaya yang menyala sangat dekat dengan jari. Pada korek api jenis safety match, kepala korek biasanya mengandung kalium klorat sebagai oksidator, bersama bahan bakar seperti sulfur atau senyawa antimon serta…

Pulpen yang Ada Bekas Gigitan

  • Post published:
  • Reading time:4 mins read

Pulpen itu tergeletak di dekat laptop, sedikit miring di atas meja. Warnanya hitam, klipnya masih utuh, dan tintanya masih lancar ketika dicoba di selembar kertas. Dari jauh, tampilannya biasa saja. Baru ketika diambil, terlihat bagian belakang batangnya penuh dengan lekukan kecil yang segera mudah dikenali sebagai bekas gigi. Sebagian lekukannya dangkal, sebagian lain cukup dalam sampai warna plastik terlihat memutih. Ada bagian yang terasa kasar ketika disentuh ujung jari. Entah sudah berapa kali pulpen itu masuk ke mulut pemiliknya, lalu kembali lagi ke meja dan melanjutkan hidupnya sebagai alat tulis seperti biasa. Kejadian seperti itu cukup mudah dibayangkan. Seseorang duduk…

End of content

No more pages to load