Jalan Pulang yang Berulang

5
(1)

Jalan Pulang Berulang

Malam itu, seperti biasa, Jaka pulang dari warung kopi di sudut gang yang sudah langganannya sejak lama. Udara terasa lembab dan berat. Suara langkah kakinya beradu dengan kerikil jalan yang basah akibat hujan siang tadi. Di kejauhan, ada bunyi burung malam yang terdengar samar. Tapi ada sesuatu yang berbeda malam ini. Jaka merasakan suasana aneh yang membuat bulu kuduknya meremang. Penerangan jalan di gang kecil itu memang sudah lama mati, tapi kegelapan kali ini terasa lebih pekat.

Langkahnya terasa berat, seolah-olah ada sesuatu yang mengintai dari balik bayangan. Padahal, gang itu adalah jalan yang sama yang selalu ia lalui setiap malam, jalan yang mengarah ke rumahnya. Tapi entah kenapa, malam itu ada perasaan bahwa ia seperti sedang diawasi. Di saat ia mulai mempercepat langkah, ia mendengar suara langkah kaki yang mengikuti di belakangnya. Jaka menoleh cepat, tapi tak ada siapa-siapa. Suara langkah itu hilang seiring dengan tatapan matanya yang menyapu sekeliling.

“Mungkin cuma perasaanku,” gumamnya, sambil berusaha menenangkan diri.

Namun, begitu Jaka kembali melangkah, suara itu kembali terdengar. Kali ini, lebih jelas, lebih nyata, dan lebih dekat. Ia menoleh lagi, kali ini dengan dada yang mulai berdegup kencang. Di tengah kegelapan, ada sekelebat bayangan yang bergerak cepat melewati sudut pandangannya.

“Siapa itu?” tanya Jaka sambil mencoba memberanikan diri.

Tidak ada jawaban. Hanya ada keheningan yang mendalam, sesekali disela oleh bunyi serangga malam. Ia memutuskan untuk berjalan lebih cepat, berharap segera sampai di ujung gang tempat rumahnya berada. Namun semakin cepat ia berjalan, semakin kencang pula langkah misterius itu mengikutinya, hingga akhirnya ia sampai di persimpangan kecil yang membingungkan.

Baca Juga:  Misteri Penumpang di Stasiun Cikarang

Persimpangan itu seharusnya tidak ada. Di sanalah perasaan ketakutan yang mencekam mulai tumbuh. Jalan yang biasanya ia lalui tidak pernah bercabang. Tapi sekarang, ada dua jalur di depannya. Jaka terdiam, bingung, dan was-was. Ia mencoba memilih jalan yang kanan, berharap itu adalah jalur yang benar. Namun setelah berjalan beberapa meter, ia mendapati dirinya kembali di titik yang sama—di persimpangan aneh itu.

Dengan napas yang tersengal, Jaka mencoba berbalik dan memilih jalan kiri kali ini. Tapi hasilnya tetap sama. Setelah beberapa langkah, ia kembali ke tempat yang sama. Tubuhnya mulai gemetar. Entah ini mimpi buruk atau ada yang salah dengan jalanan gang itu.

Tiba-tiba, di ujung persimpangan, muncul sosok samar. Sesosok tubuh tinggi dengan wajah yang tak terlihat jelas dalam gelap. Sosok itu diam di sana, hanya berdiri. Jaka tak tahu apakah sosok itu nyata atau hanya imajinasi, tapi langkahnya perlahan mundur. Dalam situasi seperti ini, instingnya hanya memerintahkannya satu hal: lari.

Jaka berlari secepat mungkin, tak peduli ke mana kakinya membawanya. Namun, ke mana pun ia berlari, ia selalu kembali ke persimpangan itu. Kepalanya mulai pusing, keringat dingin mengalir deras di pelipisnya. Ia merasa seperti terjebak dalam lingkaran yang tidak pernah berakhir. Jalan pulangnya seperti berulang tanpa ada ujung. Kaki Jaka mulai lemas, seakan-akan kehilangan tenaga.

Sosok misterius itu mulai bergerak mendekat. Langkah-langkahnya lambat namun pasti, mendekati Jaka yang kini setengah tersungkur di tanah. Jaka menatap sosok itu dengan mata terbuka lebar, mulutnya ternganga tanpa suara. Di dalam hatinya, ia berdoa agar ini semua segera berakhir.

Tepat ketika sosok itu sudah berada beberapa meter di depannya, Jaka tiba-tiba mendengar suara akrab yang memecah kesunyian.

Baca Juga:  Bayangan Pelarian di Gang Sempit

“Jaka, apa yang kamu lakukan di sini malam-malam begini?”

Suara itu seperti kilat di tengah malam. Jaka terperanjat, ia menoleh dan melihat Pak RT berdiri di belakangnya dengan tangan memegang obor kecil. Wajah Pak RT tampak kebingungan melihat Jaka yang terlihat ketakutan. Jaka menghela napas lega, tapi kelegaan itu hanya sesaat. Ia kembali menoleh ke arah sosok misterius itu, tapi sosok itu sudah hilang, lenyap tanpa jejak.

Pak RT mendekat dengan langkah cepat.

“Ada apa, Jaka? Kok pucat begitu?” tanya Pak RT dengan nada khawatir.

Jaka masih berusaha menenangkan detak jantungnya yang berdebar kencang. “Tadi… tadi saya lihat sesuatu, Pak RT. Sosok hitam, tinggi, dia mengikutiku.”

Pak RT mengerutkan kening. “Ah, jangan bercanda. Mungkin cuma bayanganmu saja. Atau mungkin kamu terlalu banyak minum kopi di warung.”

Jaka terdiam, bingung dengan apa yang baru saja dialaminya. Namun, yang lebih mengganggunya adalah fakta bahwa ia terus kembali ke persimpangan yang sama, seperti terjebak dalam sebuah lingkaran tak berujung. Pak RT tersenyum kecil, lalu menepuk pundak Jaka.

“Sudahlah, pulang saja. Ini sudah malam. Gang ini memang kadang bikin orang merasa tersesat kalau malam begini,” ujar Pak RT sambil tertawa kecil.

Jaka masih merasa was-was, tapi ia mengikuti Pak RT menuju jalan yang benar. Ketika mereka berdua berjalan bersama, Jaka sempat menengok ke belakang, ke arah persimpangan yang baru saja membuatnya ketakutan setengah mati. Tapi kali ini, persimpangan itu sudah tidak ada. Jalan di belakangnya kembali normal, lurus tanpa cabang.

“Pak RT,” tanya Jaka dengan suara ragu, “apa tadi benar-benar hanya perasaanku saja?”

Pak RT tersenyum samar. “Mungkin. Tapi orang-orang di sini bilang, di gang ini memang kadang ada yang suka iseng.”

Baca Juga:  Peron Stasiun Angke yang Tak Pernah Sepi

Jaka merasa bulu kuduknya kembali berdiri mendengar jawaban itu. Namun ia memutuskan untuk tidak bertanya lebih lanjut. Mereka tiba di depan rumah Jaka, dan Pak RT pamit setelah memastikan Jaka baik-baik saja.

Setelah masuk ke dalam rumah, Jaka duduk di kursi sambil memikirkan kejadian tadi. Ia masih merasa ada yang janggal, tapi ia mencoba untuk mengabaikannya. Mungkin Pak RT benar, mungkin itu hanya imajinasinya. Tapi suara langkah kaki yang tadi mengikutinya, jalan yang terus berulang, dan sosok misterius itu terus terbayang di pikirannya.

Esok paginya, Jaka mendengar cerita dari tetangga. Ternyata, ada sebuah penjara tua yang dindingnya berada tidak jauh dari gang yang sering ia lewati. Konon, tembok penjara itu dulu pernah digunakan untuk eksekusi tahanan mati.

Jaka termenung mendengar cerita itu. Mungkinkah gang yang semalam ia lalui bersinggungan dengan kisah gelap penjara itu? Namun, ia memilih untuk tidak memikirkan lebih jauh. Malam itu, Jaka memutuskan untuk tidak melewati gang itu lagi, setidaknya untuk sementara waktu.

Boleh Dong Komennya

Terima kasih sudah membaca sampai akhir! Gimana menurut kalian, apakah twist di cerita ini sesuai dugaan atau malah mengejutkan? Bagikan pendapat kalian di kolom komentar! Kalau punya pengalaman seru atau cerita horor komedi yang mirip dengan cerita ini, jangan ragu untuk cerita juga, ya. Kita diskusi bareng di sini!

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

This Post Has 2,263 Comments

  1. Youtube to Mp3

    An impressive share! I have just forwarded this onto a friend who had been doing a little homework on this. And he in fact bought me lunch simply because I found it for him… lol. So let me reword this…. Thank YOU for the meal!! But yeah, thanx for spending the time to discuss this topic here on your web page.

  2. Luongsontv

    Luongsontv là nền tảng xem bóng đá trực tuyến với tốc độ ổn định, hình ảnh rõ nét và lịch trực đấu cập nhật liên tục. Trang https://luongsontv8.com/ còn cung cấp tin tức, phân tích và highlight giúp người xem theo dõi trọn vẹn mùa giải.

  3. Luongsontv

    https://sites.google.com/view/apsomorg/ là nền tảng xem bóng đá trực tuyến với chất lượng ổn định cùng tốc độ truyền tải mượt mà. Người hâm mộ có thể theo dõi các giải đấu lớn nhỏ mà không bỏ lỡ khoảnh khắc quan trọng.

  4. unidemics.com

    Next, create an account at your chosen PayID casino and verify your identity.
    This extensive support ensures seamless 24/7 instant transfers and direct account-to-account transactions.
    Protecting your personal information while
    using PayID at online pokies sites requires vigilance and smart security practices.
    This helps ensure you’re choosing a reliable platform for your online pokies gaming experience.

    This means you can access your winnings
    almost immediately after the casino approves your withdrawal request.
    Withdrawing your winnings through PayID at Australian online pokies sites
    is a straightforward process.
    Unlike some e-wallets or prepaid cards that may be excluded,
    PayID is treated the same as direct bank transfers
    for bonus eligibility. Always choose licensed casinos from our
    recommended list for maximum protection. Your full bank details are never shared with the
    casino – only your PayID identifier is used.
    Check the bonus terms before depositing if you
    want to claim an offer. All top PayID casinos use responsive design that adapts to
    any screen size. All our recommended PayID casinos work seamlessly on mobile devices.

    Today’s instant PayID withdrawal casino Australia sites make
    online gambling easier than ever with fast, secure payments and smooth performance.
    From classic table games to exciting pokies and live
    dealer action, PayID online casinos Australia have it all.

    If you’re interested in learning more about some of the
    best online casinos that offer Pay ID as a payment option,
    make sure you check out our casino reviews page!
    While PayID has been around for a while and the payment method is quite popular in Australia, not all online casinos
    in the country accept this option yet.

    References:
    unidemics.com

  5. Youtube Mp3

    A motivating discussion is definitely worth comment. I do think that you should publish more on this subject, it may not be a taboo subject but typically people don’t discuss such topics. To the next! Kind regards.

  6. market.pk

    While some of the bonus requirements were not the easiest to complete, they were always written in understandable language.
    Allstar Casino has so much to offer that we
    don’t doubt you’ll love the time spent on this platform.
    There are no transaction fees, but you must ensure that your deposits are at least A$20
    and withdrawals are between A$20 and A$1,000 per
    day. You can try depositing with Visa, Mastercard, Mifinity, or Paysafecard, with the last option not candy96.fun being available for
    withdrawals. However, we recommend that for each offer you accept, you
    check the details before using it.
    Not every casino site loads perfectly in Australia, especially offshore ones.
    The only catch is that most sites won’t let you withdraw back to
    PayID, so you’ll need a backup option like crypto or bank transfer for cashing out.
    It’s one of the fastest ways to move AUD into your
    casino account, and it usually lands instantly.

    Instead of typing in long bank details, you just send money using your email or mobile number, simple as that.
    Some sites take Skrill but not Neteller, others the opposite.
    These wallets make it easy to deposit and get paid quickly, usually
    within a day or even sooner.
    If you are playing at a casino that operates without candy96.fun a license, you have no safety net in case of issues.
    We are strict when it comes to security and licensing, as these two features
    can tell players whether a platform is worth considering.
    If you decide to join, be sure to watch out for the short expiry frames on bonuses
    and the potential high wagering requirements.

    References:
    market.pk

  7. Mp3Juice

    Great information. Lucky me I found your site by chance (stumbleupon). I have saved as a favorite for later.

Leave a Reply