Sudahkah Merdeka Belajar Sesuai Harapan?

0
(0)

Paradigma Baru dalam Pendidikan

Sejak diperkenalkannya konsep Merdeka Belajar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, pada tahun 2019, pendidikan di Indonesia telah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan. Konsep ini bertujuan untuk memberikan kebebasan lebih besar kepada guru dan siswa dalam menentukan arah pembelajaran mereka. Namun, setelah beberapa tahun penerapannya, muncul pertanyaan penting: sudahkah Merdeka Belajar mencapai harapan yang diinginkan?

Saya melihat Merdeka Belajar sebagai sebuah terobosan yang mengadopsi prinsip-prinsip humaniora, terutama dalam teori pendidikan kritis yang diusulkan oleh Paulo Freire. Freire, dalam karyanya “Pedagogy of the Oppressed,” menekankan pentingnya pendidikan yang memerdekakan, di mana siswa tidak hanya menjadi objek pasif, tetapi subjek aktif dalam proses pembelajaran. Teori ini menekankan dialog dan refleksi sebagai metode untuk mencapai kesadaran kritis dan transformasi sosial.

Dalam konteks Merdeka Belajar, kita bisa melihat adanya upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip ini. Dengan memberikan otonomi lebih kepada guru dalam menentukan kurikulum, serta mendorong siswa untuk belajar secara mandiri dan kreatif, konsep ini seolah mencerminkan filosofi pendidikan Freirean. Namun, seberapa jauh realisasi dari konsep ini telah berhasil dalam praktik?

Antara Idealisme dan Realita

Secara ideal, Merdeka Belajar diharapkan mampu mengatasi berbagai masalah dalam sistem pendidikan konvensional, seperti kurikulum yang terlalu kaku dan pembelajaran yang berfokus pada hafalan. Namun, dalam realitasnya, implementasi konsep ini masih menemui berbagai tantangan.

Baca Juga:  Review of The Movie "Miracle In Cell No.7, Indonesia"

Pertama, tidak semua guru siap untuk mengadopsi pendekatan ini. Banyak guru yang masih terbiasa dengan metode pengajaran tradisional dan mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan inovatif. Tanpa pelatihan dan dukungan yang memadai, guru-guru ini mungkin mengalami kebingungan dalam menerapkan Merdeka Belajar secara efektif.

Kedua, kebebasan yang diberikan kepada siswa juga dapat menjadi pedang bermata dua. Sementara ada siswa yang mampu mengambil inisiatif dan belajar secara mandiri, ada juga yang membutuhkan struktur dan bimbingan yang lebih ketat. Tanpa panduan yang jelas, kebebasan ini bisa menyebabkan ketidakteraturan dalam proses pembelajaran.

Untuk menjawab pertanyaan apakah Merdeka Belajar telah sesuai dengan harapan, kita perlu melihatnya dari sudut pandang yang lebih luas. Dalam teori pendidikan kritis, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari hasil akademik semata, tetapi juga dari bagaimana pendidikan tersebut mampu memerdekakan pikiran dan membentuk individu yang kritis.

Jika dilihat dari perspektif ini, Merdeka Belajar telah memberikan landasan yang baik untuk memulai perubahan. Namun, untuk benar-benar mencapai harapan tersebut, perlu ada keseimbangan antara kebebasan dan struktur, antara otonomi dan tanggung jawab. Dengan kata lain, Merdeka Belajar harus diimbangi dengan kebijakan yang mendukung pengembangan kompetensi guru dan pemberian bimbingan yang tepat bagi siswa.

Ke Mana Kita Melangkah?

Pada akhirnya, Merdeka Belajar adalah sebuah langkah maju dalam upaya memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Namun, seperti semua perubahan besar, konsep ini membutuhkan waktu untuk benar-benar bisa diimplementasikan secara efektif. Harapan besar yang ditumpukan pada Merdeka Belajar harus diiringi dengan komitmen dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, guru, dan masyarakat, untuk terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan dinamika yang ada.

Baca Juga:  CARA MUDAH MENYUSUN LATAR BELAKANG

Sebagai seorang akademisi, saya melihat potensi besar dari konsep ini untuk membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan. Namun, kita perlu terus mengkritisi dan mengevaluasi pelaksanaannya, agar Merdeka Belajar tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi realitas yang dapat dirasakan oleh seluruh siswa di Indonesia.

Refleksi untuk Masa Depan

Merdeka Belajar adalah sebuah inisiatif yang berani dan penuh harapan. Namun, perjalanan menuju realisasi yang sesuai harapan masih panjang. Sebagai mahasiswa doktoral, saya mengajak semua pihak untuk terus merenungkan dan berkolaborasi dalam memastikan bahwa konsep ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata dalam pendidikan kita. Sudahkah Merdeka Belajar sesuai harapan? Jawabannya ada di tangan kita semua.

Download

Klik di sini tuk mengunduh buku Pedagogy of the oppresed

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

This Post Has 305 Comments

  1. Farmacia buccino

    Al giorno d’oggi , il modo di comprare prodotti parafarmaceutici è cambiato
    in modo significativo .

    La maggior parte della popolazione cercano una parafarmacia online
    per la immediatezza e la immediatezza del servizio , oltre che per la
    confidenzialità .

    Come muoversi tra i molte opzioni disponibili? La prima
    separazione da fare è tra una farmacia sotto casa e una
    pharmacy con partita IVA italiana .

    Nel contesto di farmacia libera vendita , è indispensabile
    accertarsi che il sito sia regolare dalle direttive sanitarie .

    Nel contesto italiano, tutte le esercizi
    commerciali digitali devono esporre uno icona
    identificativa . È molto facile cercare una farmacia per automedicazione per
    malanni di stagione , ma la cautela non è mai superflua
    .

    Un discorso a parte merita la realtà farmaceutica di Buccino .
    Coloro che vivono in provincia di Salerno o cerca miratamente una Farmacia online Buccino , vuole
    probabilmente un servizio dedicato .

    Una presidio sanitario locale che offre anche servizi online rappresenta il perfetta armonia
    tra la credibilità del rapporto umano e la comodità del digitale.

    La ricerca di una farmacia Buccino vendita diretta
    è molto usuale . I consumatori vogliono conoscere
    se possono avere prodotti senza consultare lo specialista .

    Di fatto , anche una farmacia del salernitano senza ricetta deve rispettare le regole:
    i farmaci con obbligo di prescrizione non possono in alcun modo essere venduti a distanza senza ricetta, nemmeno da una farmacia italiana autorizzata .

    Per i temporaneamente all’estero o vive all’estero in modo provvisorio, cercare una esercizio italiano
    all’estero può essere farraginoso . Per questo , affidarsi a
    una store digitale italiano tutela la provenienza
    e la bontà degli articoli .

    In aggiunta la assistenza di un esperto in scienze farmaceutiche è sempre disponibile , sia via servizio clienti.

    Riassumendo , che tu abbia bisogno di consigli da una specialista
    abituale o che tu propenda per ordinare da una e-commerce sanitario , l’ fondamentale è decidere
    per un canale legittimo .

    Il termine “Farmacia senza ricetta” o “Farmacia online senza ricetta Italia” si applica sostanzialmente a articoli da banco , prodotti nutraceutici
    e articoli per l’healthcare .

    Nella situazione particolare di una Farmacia Buccino
    online , la salute viene l’elemento cardine e il farmacista resta il tuo punto di contatto privilegiato .

    Ricorda sempre : dietro ogni operazione su un sito approvato ,
    c’è sempre un addetto che ti segue . https://localitybiz.com/bari/farmacia-a-gravina-in-puglia

Leave a Reply