Pendekatan Deep Learning Berbasis Proyek Pembelajaran untuk Pengembangan Keterampilan Siswa SD dalam Era Digital

  • Post author:
  • Post category:Kabar
  • Post comments:23,636 Comments
  • Reading time:3 mins read
1
(1)

(Mayasari et al., 2022) mengemukakan model pembelajaran di masa mendatang lebih melibatkan teknologi dalam penerapannya. Model dan cara belajar, dengan teknologi AI tersebut akan terus berkembamg hingga apa yang saat ini berupa fiksi atau hayalan, nanti akan menjadi kenyataan.Saat ini sudah terbukti banyak layanan hasil pengembangan teknologi AI telah akrab kita gunakan sehari-hari.Persfektif tentang Deep learning dalam pendidikan tentu dari segi pendekatanya sangat relevan untuk era globalisasi dan revolusi digital. Dengan fokus pada pengembangan keterampilan 4C (berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikasi), pendekatan ini mampu menempatkan siswa sebagai peserta aktif dalam pembelajaran, meningkatkan pemahaman mendalam, serta membantu mereka menghubungkan teori dengan praktik dunia nyata.konsep ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Deep learning berakar pada teori konstruktivisme Piaget dan Vygotsky, yang menekankan pengalaman aktif dan dukungan sosial (scaffolding) dalam belajar. Evaluasi berbasis proses dalam pendekatan ini membantu mengukur kemampuan berpikir siswa secara lebih komprehensif. Setiap orang mempunyai potensi.Dengan kata lain kehidupan manusia di dunia ini bersifat statis atau dinamis, mempunyai peradaban terbelakang atau maju, primitif atau maju, bahkan mempunyai pengaruh yang besar terhadap aktivitas intelektual pikiran manusia. Sampai berpikir terus menerus, inovatif, mengambil keputusan, atau mempunyai kemauan lain(Raup et al., 2022)Meskipun potensinya besar, keberhasilan deep learning memerlukan pelatihan guru, kurikulum adaptif, dan fasilitas memadai untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual.Tahap elaborasi Project-Based Learning (PjBL) berfokus pada pendalaman dan pengembangan materi untuk memperluas pemahaman siswa. Dalam konteks pembelajaran mendalam berbasis proyek, elaborasi merupakan langkah kunci dalam menghubungkan teori dan praktik, membangun keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat aplikasi:1. Penyelidikan dan Pemahaman MendalamDeskripsi: Siswa diharapkan mengembangkan pemahaman tentang topik proyek yang dipilih. Guru akan memberikan panduan dalam bentuk sumber daya seperti artikel, video, dan simulasi berdasarkan teknologi AI.Contoh implementasi:• Baca literatur tentang dampak perubahan iklim.• Untuk memahami teori yang terlibat, gunakan aplikasi pembelajaran interaktif seperti Khan Academy. 2. Hubungan Antar KonsepDeskripsi: Siswa diminta untuk menghubungkan konsep yang mereka pelajari dengan situasi dunia nyata. Fase ini melibatkan diskusi kolaboratif dan pemecahan masalah.Contoh implementasi: • Perangkat lunak analisis sederhana digunakan untuk menganalisis data polusi udara lokal.• Diskusi kelompok untuk menemukan solusi inovatif berdasarkan data yang dianalisis. 3. Pengembangan Produk atau SolusiDeskripsi: Siswa akan menggunakan kreativitas dan keterampilan teknis mereka untuk mulai mengembangkan produk berbasis proyek. Proses ini memungkinkan siswa untuk memberikan bentuk konkrit pada teori. Contoh implementasi: • Buat presentasi interaktif menggunakan Canva atau Google Slides.• Buat prototipe menggunakan aplikasi pemrograman sederhana seperti Scratch atau Tynker.4. Dukungan Guru Melalui PerancahDeskripsi: Guru memberikan dukungan kepada siswa selama proses elaborasi sesuai dengan kebutuhan mereka. Pendekatan perancah ini didasarkan pada teori Vygotsky, yang menekankan pentingnya dukungan sosial dalam mengembangkan keterampilan siswa.Contoh implementasi:• Memberikan panduan teknis saat siswa mengalami kesulitan menggunakan aplikasi digital.• Berikan siswa lembar penilaian untuk membantu mereka memahami kriteria penilaian.5. Refleksi dan revisiInstruksi: Siswa diminta untuk merenungkan proses dan hasil pekerjaan mereka. Masukan dari guru dan rekan digunakan untuk memodifikasi produk dan solusi yang dikembangkan.Contoh implementasi:• Gunakan fitur komentar di Google Docs untuk memberikan umpan balik yang membangun. • Diskusi kelompok reflektif untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan proyek.6. Integrasi Teknologi ke dalam Proses PenyusunanDeskripsi:Penggunaan teknologi selama tahap penyusunan meningkatkan pemahaman dan mempersiapkan siswa untuk era digital.Contoh implementasi:• Buat visualisasi data menggunakan perangkat lunak seperti Tableau. Gunakan• aplikasi AI seperti ChatGPT untuk mendapatkan ide tambahan

Baca Juga:  Evaluasi Penelitian

Mayasari, A., Arifudin, O., & Juliawati, E. (2022). Implementasi Model Problem Based Learning (Pbl) Dalam Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran. Jurnal Tahsinia, 3(2), 167–175. https://doi.org/10.57171/jt.v3i2.335Raup, A., Ridwan, W., Khoeriyah, Y., Supiana, S., & Zaqiah, Q. Y. (2022). Deep Learning dan Penerapannya dalam Pembelajaran. JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(9), 3258–3267. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i9.805

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 1 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

This Post Has 23,636 Comments

  1. location

    Incredible points. Solid arguments. Keep up the great effort.

  2. Bеyond ϳust improving grades, primary math tuition nurtures ɑ positive and
    enthusiastic attitude tоward mathematics, minimizing
    stress whiⅼе sparking genuine іnterest in numberѕ аnd patterns.

    Numerous Singapore parents choose secondary-level math tuition tօ
    maintain a strong academic edge in an environment ѡһere subject
    streaming are strongⅼy influenced by mathematics
    resuⅼtѕ.

    In Singapore’s intensely demanding JC landscape, tuition fօr H2 Mathematics proves abѕolutely essential fօr students to deeply understand
    rigorous ϲontent sucһ ɑs calculus, probability, and statistical methods
    tһat carry heavy marks іn A-Level papers.

    Ƭhe growing popularity of virtual А-Level mathematics support іn Singapore has made һigh-calibre instruction accessible еven tο JC students balancing co-curricular activities and academics, ѡith on-demand replays enabling efficient, stress-free revision ߋf Ьoth pure ɑnd statistics
    components.

    OMT’ѕ mindfulness strategies decrease mathematics
    stress аnd anxiety, enabling real affection tо grow and influencce exam quality.

    Established іn 2013 Ьy Μr. Justin Tan, OMT Math Tuition һas
    actuаlly assisted countless students ace exams ⅼike PSLE, O-Levels, аnd A-Levels wіth tested probⅼem-solving strategies.

    Singapore’ѕ focus on imрortant analyzing mathematics highlights
    tһe significance of math tuition, ԝhich helps
    students develop tһe analytical skills demanded by the country’s forward-thinking syllabus.

    Tuition emphasizes heuristic analytical ɑpproaches, vital
    fоr tackling PSLE’ѕ difficult ᴡord issues tһаt require ѕeveral steps.

    Math tuition shߋws efficient tіme management techniques, aiding secondary pupils tоtal O Level exams within the assigned duration without rushing.

    Resolving specific knowing styles, math tuition mаkes sure junior college pupils grasp topics
    ɑt tһeir ᧐wn speed for A Level success.

    OMT’s proprietary curriculum enhances MOE criteria Ьү offering scaffolded learning courses thɑt graeually boost іn intricacy, constructing
    student ѕelf-confidence.

    Ƭhe platform’s sources are updated оn a regular basis one, keeping ʏou lined սp with most current syllabus fօr quality increases.

    Math tuition develops а strong portfolio оf skills, boosting Singapore trainees’
    resumes fоr scholarships based οn exam outcomes.

    Нave a loօk at my blog post :: online math tuition Singapore for adults

  3. sell ominpod

    My family members always say that I am killing my time here at web, but I know I am
    getting knowledge everyday by reading such good articles.

  4. virtual Assistant

    Thanks for finally writing about > Pendekatan Deep Learning Berbasis Proyek Pembelajaran untuk Pengembangan Keterampilan Siswa
    SD dalam Era Digital virtual Assistant

Leave a Reply