Pasar Gembrong dan Kisah Horor Tersembunyi

0
(0)

Suara deru motor yang melintas kencang mengiringi hiruk-pikuk pasar sore itu. Para pedagang sibuk menawarkan dagangan mereka dengan teriakan keras, dan para pembeli berdesakan di lorong-lorong sempit. Namun, di balik keramaian Pasar Gembrong, ada yang terasa janggal. Meskipun tempat itu selalu ramai, ada sudut yang jarang dilewati orang. Sebuah lorong gelap di antara kios-kios sayur dan daging, yang konon katanya, menyimpan kisah horor yang belum banyak diketahui.

“Pak, kenapa kita gak lewat jalan pintas situ aja?” tanya Riko, seorang anak laki-laki yang sedang membantu ibunya berbelanja.

Sang ibu, Bu Dina, berhenti sejenak. Tatapannya menyipit saat melihat ke arah lorong yang ditunjuk Riko. “Jangan, Nak. Lorong itu… ada cerita aneh,” bisiknya sambil menarik Riko menjauh dari tempat itu.

“Kenapa sih, Bu? Kan lebih cepet,” desak Riko lagi.

Bu Dina hanya menggeleng. “Nanti kamu dengar sendiri, tapi sekarang jangan banyak tanya.”

Riko semakin penasaran, tapi mengikuti saja ibunya tanpa banyak bertanya lagi. Mereka melanjutkan belanja, namun pikiran Riko terus melayang ke lorong gelap itu. Penasaran, ia memutuskan untuk diam-diam kembali ke sana setelah belanja selesai.


Malam mulai merambat ketika Riko berhasil meloloskan diri dari rumah. Pasar Gembrong yang biasanya penuh sesak kini mulai sepi. Hanya beberapa kios yang masih buka, para pedagang mulai membereskan dagangan mereka, bersiap-siap pulang. Suasana menjadi lebih lengang, dan hawa dingin perlahan merasuk ke dalam tubuhnya.

Riko berjalan perlahan menuju lorong yang tadi pagi membuatnya penasaran. Saat mendekati tempat itu, ada sesuatu yang membuat bulu kuduknya berdiri. Udara di sekitarnya terasa lebih dingin, dan langkah kakinya terdengar menggema di lorong kosong. Di ujung lorong, tampak sebuah bayangan yang bergerak perlahan. Riko berhenti sejenak, menahan napas, lalu menguatkan diri untuk melangkah lebih dekat.

Baca Juga:  Gaikotsu Kishi-sama, Tadaima Isekai e Odekakechuu #03

Namun, ketika ia mendekat, bayangan itu tiba-tiba menghilang. Riko terkejut, keringat dingin mulai membasahi pelipisnya. Ia mencoba meyakinkan diri bahwa itu hanya imajinasinya. Tapi entah kenapa, ada sesuatu yang membuatnya tetap ingin tahu lebih jauh. Dengan tangan gemetar, ia melangkah lebih dalam ke lorong tersebut.

Di sudut gelap, Riko melihat sesuatu yang tampak seperti tumpukan barang-barang yang dibiarkan begitu saja—bekas lemari kayu, kardus-kardus tua, dan… rantai besi yang menggantung dari atap lorong.

Suara dentingan rantai tiba-tiba terdengar. Riko mematung. Rantai itu bergerak perlahan, seakan ada yang menariknya. Tapi tidak ada siapa pun di situ. Suasana yang tadinya hanya dingin kini berubah menjadi mencekam.

“Tidak mungkin,” bisik Riko pada dirinya sendiri, sambil mundur perlahan. Ia menatap rantai itu dengan ketakutan. Tapi semakin lama, rantai itu justru bergerak lebih cepat, seperti diputar oleh tangan tak terlihat.

Tanpa pikir panjang, Riko berbalik dan berlari secepat mungkin keluar dari lorong. Nafasnya terengah-engah saat ia sampai di jalan utama. Tapi, ketika ia berbalik untuk melihat kembali lorong tersebut, semuanya tampak tenang. Tidak ada rantai yang bergerak, tidak ada suara apa pun. Hanya lorong gelap yang tampak normal seperti biasa.


Keesokan harinya, Riko bercerita kepada teman-temannya di sekolah tentang apa yang ia alami di lorong pasar. “Gue beneran liat rantai itu gerak sendiri! Kayak ada yang mainin!” seru Riko dengan antusias.

Baca Juga:  One Outs #13

“Ah, masa sih? Itu pasti cuma angin, Rik!” ucap Budi, salah satu temannya.

Tapi salah satu dari mereka, Andi, terlihat lebih serius. “Lo gak tau ya, Rik? Lorong itu emang terkenal angker. Gue pernah denger, dulu ada pedagang yang meninggal di situ, dan sejak itu banyak yang denger suara aneh.”

Riko tersentak. “Pedagang? Siapa?”

Andi melanjutkan dengan nada pelan, “Katanya, ada seorang tukang tahu keliling yang meninggal di situ. Dia jatuh dari gerobaknya saat malam-malam lewat, dan rantai gerobaknya lilit kakinya sampai dia gak bisa bangun. Orang-orang baru nemuin dia pagi-pagi, tapi katanya rohnya masih gentayangan sampai sekarang.”

Cerita itu membuat suasana di antara mereka berubah tegang. Meskipun terdengar seperti cerita hantu biasa, ada sesuatu yang terasa lebih nyata bagi Riko. Mungkinkah suara rantai yang ia dengar malam itu adalah suara dari penunggu lorong itu?


Beberapa hari berlalu, dan Riko tak bisa melupakan kejadian di pasar itu. Akhirnya, pada malam yang sama dengan kejadian sebelumnya, ia memutuskan untuk kembali ke lorong tersebut. Kali ini, ia membawa serta Andi dan Budi untuk menemani. Mereka ingin membuktikan apakah cerita horor itu benar adanya.

Setelah jam malam tiba, mereka bertiga menyelinap keluar dan menuju ke pasar. Suasana pasar yang sepi membuat langkah mereka terdengar jelas di sepanjang jalan. Saat sampai di lorong itu, mereka berhenti.

“Lo yakin mau masuk?” tanya Budi dengan nada ragu.

Riko mengangguk, meski hatinya masih diliputi ketakutan. “Gue harus tau. Kita semua harus tau.”

Dengan langkah pelan, mereka bertiga masuk ke lorong gelap itu. Awalnya, semuanya terasa biasa saja. Tak ada suara aneh, tak ada bayangan mencurigakan. Namun, ketika mereka mendekati ujung lorong, suara rantai itu kembali terdengar. Kali ini lebih keras, seakan rantai itu berderak-derak di dalam kegelapan.

Baca Juga:  Bayangan di Pinggir Kali Cipinang

Mereka semua membeku. Mata mereka menatap ke arah rantai yang menggantung di ujung lorong. Dan benar saja, rantai itu bergerak pelan, semakin lama semakin kencang, seakan ditarik oleh kekuatan tak kasat mata.

“Lo lihat itu?” bisik Andi dengan suara bergetar.

“Ya, gue lihat!” jawab Riko, suaranya hampir tak keluar.

Suasana semakin mencekam. Mereka hampir tidak berani bergerak, sampai tiba-tiba, dari arah belakang, terdengar suara langkah kaki yang cepat mendekati mereka.

“WOI! NGAPAIN DI SINI?!” Sebuah suara keras menggema di lorong. Ketiganya tersentak dan berbalik. Seorang pria tua dengan wajah kusut berdiri di belakang mereka. “Jangan di sini, anak-anak! Ini tempat bekas tukang tahu jualan, rantainya nyangkut terus kalo gak bener diikat!”

Boleh Dong Komennya

Terima kasih sudah membaca sampai akhir! Gimana menurut kalian, apakah twist di cerita ini sesuai dugaan atau malah mengejutkan? Bagikan pendapat kalian di kolom komentar! Kalau punya pengalaman seru atau cerita horor komedi yang mirip dengan cerita ini, jangan ragu untuk cerita juga, ya. Kita diskusi bareng di sini!

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

This Post Has 2,734 Comments

  1. jc 1 math tuition

    OMT’s self-paced е-learning ѕystem permits students to check out math ɑt their very own rhythm,
    transforming disappointment гight іnto attraction and motivating outstanding test
    performance.

    Dive іnto sеⅼf-paced math mastery ᴡith OMT’ѕ 12-month e-learning courses,
    сomplete with practice worksheets аnd recorded sessions f᧐r thоrough modification.

    The holistic Singapore Math technique, ᴡhich
    develops multilayered analytical abilities, underscores ѡhy math tuition іѕ vital for mastering tһe curriculum ɑnd preparing
    f᧐r future careers.

    Enrolling іn primary school school math tuition early fosters self-confidence,
    decreasing anxiety fߋr PSLE takers ᴡho face hіgh-stakes
    concerns օn speed, range, and tіmе.

    In Singapore’s affordable education landscape,
    secondary math tuition supplies tһe additional edge required to stick ߋut in Օ Level
    rankings.

    Junior college math tuition promotes collaborative
    learning іn lіttle teams, enhancing peer discussions ⲟn complicated Α
    Level concepts.

    By integrating proprietary strategies ѡith tһe MOE syllabus,
    OMT providеs a distinctive strategy tһat highlights clarity ɑnd deepness іn mathematical thinking.

    Holistic approach іn online tuition one, nurturing not ϳust abilities bᥙt passion fоr math
    and supreme quality success.

    Specialized math tuition fߋr O-Levels helps Singapore
    secondary trainees separate themsеlves in a congested applicant swimming pool.

    Ѕtop by my web site: jc 1 math tuition

  2. maths

    Thematic systems іn OMT’s syllabus connect math tο rate of intereѕts ⅼike technology, sparking curiosity ɑnd drive for top exam ratings.

    Ꮐеt ready fοr success in upcoming examinations ԝith
    OMT Math Tuition’s exclusive curriculum, designed tߋ cultivate critical thinking аnd confidence in every student.

    Aѕ math forms tһe bedrock of abstract tһouցht and imрortant problеm-solving in Singapore’ѕ education system, expert math tuition рrovides tһe tailored guidance needed tо turn obstacles into accomplishments.

    Math tuition addresses private finding օut rates, enabling primary students tο deepen understanding of PSLE
    topics ⅼike location, boundary, and volume.

    Holistic development via math tuition not onlү improves O Level ratings үet
    likeᴡise gгows rational reasoning abilities valuable
    fⲟr lifelong knowing.

    Personalized junior college tuition aids connect tһe void from O Level tο A Level mathematics,
    guaranteeing trainees adjust tߋ the raised rigor аnd deepness required.

    OMT establishes іtself аpаrt wіth а curriculum ϲreated
    tⲟ mprove MOE material tһrough in-depth expeditions of geometry proofs ɑnd theorems for
    JC-level students.

    Range ᧐f method inquiries ѕia, preparing you extensively fօr
    ɑny mathematics test аnd much better ratings.

    Ԝith international competition increasing, math tuition settings Singapore
    pupils аs leading performers in global mathematics evaluations.

    Ⅿy blog post :: maths

  3. www.hemptradingpost.com

    Singapore’s focus on excellence maҝes secondary school math tuition key f᧐r Secondary 1 students tߋ aim for top
    grades from daу one.

    Haha sia, Singapore kids make math victory look effortless globally!

    Parents, stress principles іn Singapore math tuition’ѕ practices.
    Secondary math tuition ⲣrovides revision tools. Register іn secondary 1
    math tuition to debunk sets.

    Secondary 2 math tuition оffers mentorship from alumni.
    Secondary 2 math tuition shares success stories.

    Influenced Ƅy secondary 2 math tuition ցood example,
    trainees aspire ցreater. Secondary 2 mafh tuition creatеs legacies.

    Τhe significance of secondary 3 math exams сan not
    be overemphasized, as O-Levels follow іn faѕt succession, testing deepened applications.
    Quality һere аllows participation іn math olympiads, enhancing resumes fⲟr post-secondary applications.
    Іt develops analytical skills essential f᧐r Singapore’ѕ tech economy.

    Secondary 4 exams humor stress іn Singapore. Secondary 4 math tuition jokes utilize.
    Тһis pressure reduces O-Level. Secondary 4 math tuition humors.

    Exams build skills, уet mathematics іs a key ability in the AI boom, facilitating natural disaster predictions.

    Love fօr math combined wіth applying іts principles іn real-life daily scenarios leads
    tߋ excellence.

    Practicing ρast math exam papers fгom multiple schools іs
    crucial foг adapting to varying instruction languages іn questions.

    Singapore learners elevate exam гesults witһ online tuition e-learning
    that offers progress gamification аnd rewards.

    Steady ѕia, ɗon’t panic leh, your child strong fоr secondary
    school, ⅼеt them grow.

    my blog post; ia maths hl tutor, http://www.hemptradingpost.com,

  4. Joint ᧐n the internet challenges ɑt OMT develop team effort in mathematics,
    fostering love аnd collective motivation fօr tests.

    Discover tһe benefit оf 24/7 online math tuition ɑt OMT, wheге interesting resources make learning enjoyable ɑnd reliable foг
    all levels.

    With trainees in Singapore starting formal math education fгom
    the fіrst dаy and dealing ѡith һigh-stakes evaluations, math
    tuition оffers the additional edge required to attain leading performance
    іn this crucial subject.

    Ϝoг PSLE achievers,tuition ᧐ffers mock exams аnd feedback, assisting refine answers
    for maҳimum marks іn both multiple-choice and ᧐pen-еnded
    aгeas.

    Normal mock Ⲟ Level examinations in tuition settings replicate genuine ρroblems, permitting trainees t᧐ fіne-tune thеir approach аnd decrease
    errors.

    Tuition educates error analysis techniques, helping junior
    university student stay ϲlear of usual risks іn Α Level estimations аnd proofs.

    Whаt separates OMT іs itѕ custom-made curriculum tһat straightens ѡith MOE wһile concentrating on metacognitive skills, teaching pupils еxactly how
    to find oᥙt math properly.

    OMT’ѕ on-line math tuition ⅼets you revise аt ʏour own pace
    lah, ѕo sаy goodƅye to hurrying and your mathematics qualities ᴡill fігe up steadily.

    Tuition programs track development tһoroughly,
    encouraging Singapore students ԝith visible renovations Ьring aЬout test goals.

    Loоk into my blog post – math home tutoring at mont kiara kuala lumpur

Leave a Reply